seperti cinta yang datang tanpa permisi
kejenuhan itu pun muncul tanpa kusadari
ternyata kita telah begitu jauh melangkah
telah mencapai begitu banyak anak tangga
bersama denagn segala rasa yang yang berkecamuk
merasa mampu untuk berjanji "untuk selalu bersama selamanya"
dengan penuh senyum rasa bangga...
tetapi,tak selamanya kasih itu kekal
ketika tanpa sadar, kita telah berjalan kearah yang salah
kepuncak yang bukan kita tuju
ternyata kita sudah sampai pada sebuah titik
titik kejenuhan...kemuakan...
muak atas sikapa konyolmu...
muak atas keegoisanmu...
muak atas segala luka yang telah kau beri..
jenuh menanggapi sikapmu...
jenuhy yang melulu tentang kamu....
jenuh memaklumi sifatmu..
jenuh hingga membuatku muak padamu..
jenuh..aku jenuh padamu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar